BIPOLAR (BJT)
1. Pendahuluan
Ada 3 macam konfigurasi rangkaian dasar transistor, yaitu:
1. Common Emitter yaitu memakai bersama kaki emitter untuk input dan output seperti gambar 1.1
Gambar 1.1 Common Emitter
2. Common Collector (Emitter follower) yaitu memakai bersama kaki collector untuk input dan output seperti gambar 2.2
Gambar 1.2 Common Collector
3. Common Base yaitu memakai bersama kaki base untuk input dan output seperti gambar 157.
Gambar 1.3 Common Base
Pengaruh frekuensi pada rangkaian transistor yang dikelompokkan dalam tiga kelompok yaitu:
1. Pada frekuensi rendah, menghasilkan reaktansi kapasitor menjadi cukup besar sesuai rumus :
sehingga ada tegangan yang cukup berarti pada C.
sehingga ada tegangan yang cukup berarti pada C.
2. Pada frekuensi menengah, menghasilkan reaktansi kapasitor menjadi cukup kecil atau dianggap short circuit.
3. Pada frekuensi tinggi, menghasilkan reaktansi kapasitor menjadi kecil atau dianggap short circuit.
2. Penguat satu tingkat pada frekuensi menengah (mid-freq.)
A. Common Emitter (CE) Amp.
Adapun rangkaian CE Amp. adalah seperti pada gambar 2.1
Gambar 2.1 Rangkaian Common Emitter Amp.
Rangkaian ekivalen hybrid л untuk rangkaian transistor yang dioperasikan pada frekuensi menengah dapat dibuat dengan men-short circuit suplai dan semua kapasitor. Adapun rangkaian ekivalen hybrid л untuk CE Amplifier adalah seperti pada gambar 2.2
Gambar 2.2 Rangkaian ekivalen hybrid л untuk rangkaian CE Amp.
Dari rangkaian ekivalen diatas dapat diturunkan rumus-rumus sebagai berikut.
dimana Vi =V,
sehingga,
B. Common Collector(CC) Amp.
Adapun rangkaian CC Amp. adalah seperti pada gambar 2.3
Gambar 2.3 Rangkaian Common Collector Amp.
Adapun rangkaian ekivalen hybrid л untuk CC Amplifier adalah seperti pada gambar 2.4
Gambar 2.4 Rangkaian ekivalen hybrid л untuk rangkaian CC Amp.
Dari rangkaian ekivalen diatas dapat diturunkan rumus-rumus sebagai berikut.
dimana Vi=V+Vo dan V=Ib.rл, gmV = gm . rл. Ib = βo. Ib
Untuk mencari Impedansi output Zo maka rangkaian ekivalen hybrid л menjadi seperti gambar 2.5
Gambar 2.5 Rangkaian ekivalen hybrid л untuk mencari Zo
C. Common Base (CB) Amp.
Adapun rangkaian CB Amp. adalah seperti pada gambar 2.6 Adapun rangkaian dan rangkaian ekivalen hybrid л untuk CB Amplifier adalah seperti pada gambar 2.7
Gambar 2.6 Rangkaian Common Base Amp.
Gambar 2.7 Rangkaian ekivalen hybrid л untuk rangkaian CB Amp.
Dari rangkaian ekivalen diatas dapat diturunkan rumus-rumus sebagai berikut.
dimana Vi = -V, dan βo =gm.r л
sehingga,
Untuk ketiga konfigurasi ini akan menghasilkan nilai Impendansi input (Zi) dan Impendansi output (Zo) sebagai berikut:
1. CE Amp. : Zi > (besar), Z0 > (besar)
2. CB Amp. : Zi < (kecil) , Z0 >(besar)
3. CC Amp. : Zi >(besar) , Z0 <(kecil)
3. Contoh Soal
Contoh 1
Diket : Emitter Follower (CC) Amp.
RS = 3 kΩ AI = 40
rπ = 10 kΩ RB = 20 kΩ
gm = 20 m/Ω Z0 = 60
Ditanya : RE dan RL
Jawab :
Adapun rangkaian dan rangkaian ekivalen hybrid л CC (Emitter Follower) Amp. adalah seperti pada gambar 3.1
Gambar 3.1 Rangkaian CC Amp dan rangkaian ekivalen hybrid л–nya.
Contoh 2:
Diket:
Avi = -125 RS = 300 Ω RB = 10 Zi
AVS = -100 β0 = βdc = 100 VBE = 0,6
Avi = -125 RS = 300 Ω RB = 10 Zi
AVS = -100 β0 = βdc = 100 VBE = 0,6
AI = -50 VRE = VRC = VCE
Ditanya : Rancanglah suatu rangkaian common emmiter (CE) amplifier frekwensi menengah.
Jawab :
Adapun rangkaian dan rangkaian ekivalen hybrid л CE Amp. adalah seperti pada gambar 3.2
Gambar 3.2 Rangkaian CE Amp dan rangkaian ekivalen hybrid л–nya.



















Tidak ada komentar:
Posting Komentar